(Katanya) Liburan

by - Februari 12, 2017

Annyeong haseyo.
Hal yang paling membahagiakan bagi seorang perantau adalah ketika tiba masa liburan dan kembali ke kampung halaman. Begitu pula aku yang kembali ke Jogja untuk bertemu kembali dengan Ibu-Bapak melepas rindu dengan keluarga setelah enam bulan tidak berjumpa. Aku mungkin bisa dibilang agak ‘menye’ tentang hal ini, karena libur natal kemarin sama sekali tidak menyentuh traveloka untuk beli tiket. Mungkin hanya lihat-lihat tanpa berani menekan tombol ‘pesan’. Bilang saja uang nya lebih penting untuk membayar uang kos dan biaya hidup sehari-hari di sana, karena memang mahal. Lebih mahal dari ibu kota Jakarta.


Akhirnya dua minggu yang lalu aku berhasil pulang, yes! Sempat berdebat dengan Ummi karena beliau bilang, “Cari tiket nya jam 2 pagi aja, supaya dapat murah” padahal selama itu aku sedang sibuk mempertaruhkan nasib di Ujian Akhir Semester (yang sampai sekarang hasilnya belum keluar). Liburan hampir sebulan dan aku harus pulang. Pokoknya harus pulang, begitu tekadku.

Pada akhirnya gua mengerjakan UAS dengan tidak seratus persen fokus, agak merasa berdosa juga rupanya. Mungkin karena ingin cepat-cepat menginjakkan kaki di Jogja, makan masakan Ummi, bertemu dengan adik-adik, yeah. Beberapa rencana pergi dengan kawan-kawan lama juga sudah dipikirkan, meskipun sekarang setelah lewat dua minggu aku sama sekali belum bertemu mereka kecuali Rima dan Nadia. Omong kosong. Huh.

Alasannya sederhana guys. Kalau kalian pergi berarti kalian membutuhkan uang, sedangkan jatah uang bulanan sudah habis untuk beli tiket pulang. Menyedihkan memang, jadi harus mencari cara sendiri bagaimana membeli tiket pulang (ke perantauan) dan untuk hura-hura di Jogja, of course aku gak mau minta uang ke Abah cuma untuk main-main? Gak tega aja :”(

Terus solusi nya apa dong Sal? Akhirnya dengan sedikit berat hati, aku memutuskan untuk menjuali semua album -bukan album foto- korea yang sangat berharga. Meskipun berat hati apalah daya perut harus diisi jadi aku harus merelakan mereka semua dijual. Oiya ada cerita kocak juga nih waktu aku mau menjual album BTS (bangtan sonyeondan) yang aku punya.

Jadi ada tiga album yang mau aku jual. Skool Luv Affair, Dark & Wild, dan Skool Luv Affair Special Addition. Awalnya aku memasang harga dibawah 500 ribu untuk semuanya, tapi ada orang yang berbaik hati memberitahu aku kalau harga SLA SA itu lebih dari 1 juta. WTF, gua merasa seperti menyimpan harta harun! Gak nyangka bakal semahal itu anjir. Thanks God, Engkau mempertemukan aku dengan orang yang baik hatinya dan sekarang alhamdulillah udah kejual tinggal D&W nya belum laku-laku. Lumayan~ uang saku bertambah, terimakasih Oppa.

Mungkin banyak rencana itu juga banyak halangannya. Ingat jika kota Jogka sekarang lagi sering banget disiram hujan, jadi kalau mau pergi kemana-mana juga males. Mau keluar beli bakso kuah aja males. Bahkan hari ini udah hujan sejak tadi siang jam 12, dan malam jam 9 belum reda juga. Buat pengendara motor ini menyebalkan banget sih, jadi lebih nrima tiduran di kamar sambil main hape atau mendengarkan musik. Kalau terpaksa keluar ya naik mobil tapi harus hemat bensin, jadi serba salah.

Atau mungkin ini juga berkah dari Tuhan supaya aku lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga daripada keluyuran sama teman-teman, karena biasanya kalau sudah keluyuran susah buat balik ke rumah lagi. Bukan karena lupa jalan pulang tapi karena ingin terus bersama teman, eaak. Alasan klasik aja, jomblo abadi.

Sekarang liburku tinggal 13 hari lagi, harus dipakai dengan maksimal. Karena mungkin baru akan balik ke Jogja setelah enam bulan lagi. Lama loh ya enam bulan itu kalau ditunggu-tunggu, hehehe. Jangan lupa beli skin care biar wajah gak break out lagi.

See ya~

You May Also Like

0 komentar

TERIMAKASIH THANKS AND GOMAWO